7 Mar 2014

Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Kerja Sektor Pariwisata Bidang Kepemanduan Wisata dan Tour Leader di Jayapura,Propinsi Papua Tahun 2013

Kegiatan Fasilitasi sertifikasi kompetensi kerja sektor pariwisata bidang Kepemanduan wisata dan Tour Leader yang dilaksanakan di Ibukota Propinsi Papua ,Kota Jayapura merupakan program kerja DPP HPI bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan dilaksanakan oleh Lembaga sertifikasi Profesi PRAMINDO dalam upaya meningkatkan kapasitas dan peran Pramuwisata tingkat muda di Papua dalam menunjang pembangunan kualitas sumber daya manusia bidang profesi pemandu wisata.

Syukur Alhamdulilah,tahun ini bisa terlaksana dengan baik atas dukungan berbagai pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu di media ini.
atas nama keluarga besar HPI propinsi Papua kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Saudara Ketua DPP HPI Bpk. Erwan Maulana yang begitu Peduli dan mau membantu meringankan langkah untuk memperjuangkan generasi papua,generasi Pramuwisata masa depan papua. dan tak lupa juga kami sampai ucapan terima kasih kepada Direktur LSP Pramindo berserta Assesor. 
Dan secara Khusus juga kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,atas dukungan dan kepercayaannya membantu kami di Papua untuk maju bersama mendukung program-program pembangunan pariwisata.mohon kiranya saran kami : pembiayaan program kegiatan sertifikasi di papua dinaikan,jangan disamaratakan dengan daerah lainnya di Wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. 

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia,dan Dinas kebudayaan dan pariwisata Propinsi Papua,Dispar Kota Jayapura yang telah mendukung program dimaksud.


Kegiatan sertifikasi ini  datang dari berbagai daerah di propinsi papua,berikut foto kegiatan uji sertifikasi kompetensi pariwisata,inilah foto kegiatan antara lain : 






6 Nov 2012

Kegiatan Pelatihan bagi pemandu wisata lokal di Kampung Wisata Enggros dan Kampung wisata Skouw Yambe

Dalam mendukung program Pemberdayaan ekonomi Bidang Pariwisata melalui program pembangunan PNPM Mandiri Bidang Pariwisata di kota Jayapura beberapa waktu yang lalu telah digelar beberapa pelatihan antara lain :

1. Pelatihan Sadar wisata,di Kampung wisata Skouw Yambe

Pelatihan ini diberikan sebagai wujud dan kepedulian DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia kota Jayapura dalam mendukung program PNP Mandiri Pariwisata di kota Jayapura kepada anggota masyarakat sadar wisata dan anggota kelompok swadaya masyarakat Gema Valentine,sebagai upaya membantu meningkatkan pemahaman dan partisipasi membangun masyarakat dikampung dalam mendukung kampungnya sebagai kampung wisata,sesuai program PNPM Mandiri Pariwisata.
Kampung wisata skouw Yambe merupakan kampung adat masyarakat asli penduduk kota jayapura dan masuk dalam wilayah administratif pemerintahan kotamadya Jayapura. daerah ini merupakan daerah terluar / pesisir dan berdekatan dengan negara tetangga Papua New Guinea.
Durasi waktu tempuh dengan menggunakan kendaraan mobil kurang lebih + 1,5 jam.
Mata Pencaharian sehari masyarakat disini adalah nelayan serta petani kelapa.
Daerah ini juga dikenal dengan hasil perkebunan kelapa ( Kopra ) yang buahnya besar - besar dibandingkan dengan daerah lainnya.
banyak potensi yang bisa dikembangkan disini untuk kepariwisataan,mulai dari wisata kuliner,wisata pantai ,wisata budaya,wisata alam,wisata minat khusus.
disini terdapat budidaya tanaman anggrek dan tanaman puring yang berhasil dibudidayakan lewat kegiatan PNPM bidang Pariwisata dan berhasil mewakili kota jayapura dalam Pentas bunga di berbagai daerah di Indonesia.
Ada beberapa jenis permainan tradisional yang terkenal dikampung ini adalah Permainan berburu kadal pohon, permainan lucur dada di pasir pantai,memanah,
hasil kreasi seni kreatif masyarakat juga cukup beragam yang terbuat dari bahan kayu dan dari bahan pohon kelapa / tempurung,alat - alat kesenian seperti TIFA,kerajinan ukiran khas asli masyarakat,manik - manik,gelang kayu,dan lain - lainnya,mengingat daerah ini masih alami dan memiliki hutan alam yang begitu luas di dalam kota administratif kotamadya Jayapura 
Sekedar diketahui Jika di Daerah lain lebih identik dengan istilah desa wisata,maka di propinsi Papua penyebutan untuk desa kurang begitu familiar karena orang lebih suka dengan penyebutan kampung wisata.
Masyarakat begitu antusias sekali dengan program pelatihan yang diadakan dengan melibatkan Himpunan pramuwisata Indonesia kota Jayapura. mereka merasa diperhatikan lagi,karena selama ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Jayapura tidak pernah melakukan program pendampingan dan bimbingan bagi masyarakat di sini.


berikut ini foto lokasi menggunakan pencitraan satelit via Google Earth tentang keberadaan Kampung wisata Skouw Mabo,Jayapura






Perjalanan bersama Koordinator PNPM Mandiri Pariwisata,Mr. Pudenlinus Tjoe ke kampung wisatas Enggros dan Kampung wisata Tobati

Sebelum tiba ditujuan berfoto bersama Driver boat,wah....dikampung ini anak2x juga sudah bisa bawa speedboat lho


Koordinator lagi pengen bergaya sejenak nech,dijalan menuju perkampungan wisata enggros

kunjungan sekaligus monitoring perkembangan bersama ketua LKM Sifric Wani,Mr. Orgenes Meraudje

Observasi sekaligus diajak keliling sama pak ketua LKM

Kegiatan kuliner bersama ICA Papua

Wah........ini dia team taktis Pelopor Pembangunan kampung wisata di wilayah kota Jayapura,mana Trophinya ya





 2. Pelatihan Pariwisata dan Pemandu wisata lokal bagi masyarakat sadar wisata di kampung wisata Enggros


Foto bersama dengan peserta pelatihan Pariwisata dan pelatihan pemandu wisata lokal di kampung wisata Enggros











3. Aktivitas Pelatihan Pariwisata dan Pelatihan bagi pemandu wisata lokal di kampung wisata Skouw Yambe,kota Jayapura




Pembagian Materi kepada peserta
Peserta begitu antusias dengan penjelasan narasumber

Sesi Tanya jawab
Pemateri dari DPD HPI Propinsi Papua dan DPC HPI kota Jayapura










10 Okt 2011

How To Start a Study/Tour Program



Step 1: Approval Process

Step 2: Documents to Complete

The following documents must be completed by all participants prior to leaving:

Step 3: Documents to Take With You